Informasi Prestasi Ahok Sebagai Gubernur DKI Jakarta

Informasi Prestasi Ahok Sebagai Gubernur DKI Jakarta – Berita menarik bapak Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok yang menjadi viral didunia politik Indonesia maupun hingga manca negara. 

Informasi Prestasi Ahok Sebagai Gubernur DKI Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, merupakan seorang pejabat negara yang sangat fenomenal dikalangan masyarakat umum hingga media sosial. Sosok Ahok selalu menjadi perbincangan hangat di setiap media-media saat ini, terlebih ketika terakhir menjalani sidang proyek reklamasi Teluk Jakarta. Kemudian, bersama organisasi yang bernama “Teman Ahok”, dirinya kini dibantu untuk terobosan pencalonan Gubernur untuk kedua kalinya. Namun, tidak sedikit pula yang tidak suka/setuju dengan seorang pemimpin asal Belitung ini. Terlihat dari perjalanan beliau sebagai pejabat besar di DKI Jakarta banyak menuai tanggapan negatif dari beberapa pihak.

Tapi dari tanggapan para haters yang semakin marak, tahukah anda prestasi Ahok sebagai Gubernur DKI Jakarta sangat berbeda dari pemimpin sebelumnya. Hal ini bisa dibuktikan dari apa yang sudah dilakukan Ahok demi pengembangan Jakarta yang lebih maju dan bermartabat.

Berikut informasi menarik tentang prestasi Ahok selama menjabat sebagai pemimpin DKI Jakarta !

1. Tiap tahun Ahok mengeluarkan zakat, meskipun sebenarnya tidak dihitung zakat karena dia non muslim, tapi dia telah melakukan ajaran tentang zakat seperti yg diajarkan oleh agama Islam.

2. Masjid yg terlihat tak layak dan kurang indah direnovasi dan diperbesar.

3. Masjid Balaikota Jakarta yang selama puluhan tahun tak ada, tapi baru di era Ahok masjid dibangun sangat megah.

4. Puluhan penjaga masjid dan mushola di Jakarta selama tahunan, diberangkatkan umroh oleh Ahok.

5. Ahok berkeinginan anak-anak di Jakarta bisa hafal Al-Qur’an dan memahami benar-benar makna dari ayat-ayat suci Al-Qur’an.

6. Puluhan tahun warga yang hidup di bantaran kali dan lingkungan kumuh dibuatkan Rusun dan dengan berbagai fasilitas seperti naik bus gratis, berobat gratis, dll.

7. Sampah-sampah yang ada secara intens dibersihkan oleh petugas PPSU atau sering disebut pasukan ‘orange’.

8. Tukang sapu jalan, tukang kebun dan pasukan orange mereka digaji 3,1 juta yang ditransfer langsung ke rekening tanpa potongan apapun. Sebelumnya mereka hanya bergaji sekitar 800 ribu di era Foke.

9. Kali-kali tampak semakin bersih dan mulai sehat karena rutin dibersihkan oleh pasukan orange Ahok.

Jakarta itu butuh Ahok, tidak butuh mereka yang masuk dalam gerakan ” ORANG KITA DAN ORANG GILA”

Tolong bantu sebarkan agar lebih banyak lagi Haters Ahok yang terbuka mata hatinya, terima kasih.

Jangan pernah membenci dan menghina seseorang hanya karena dia berbeda agama. Tidak ada salahnya jika anda melihat hasil yang ia kerjakan untuk negeri kita ini

Meskipun saya sudah berulangkali memberikan paparan tentang perubahan besar yang dilakukan AHOK di DKI Jkt, tapi bagi anda yang gak pernah baca atau pura2 buta, saya akan paparkan sekali lagi:

1. Pembangunan jalan dan proyek transportasi massal dari MRT ke LRT yg lagi on going process.

2. Pengurukan sungai/kali sehingga BANJIR ‘hilang’ dari Jakarta yang selama puluhan tahun menenggelamkan Rumah- rumah penduduk, khususnya yang dipinggir kali.

3. Perbaikan secara massif infrastruktur (jalan, gang, gorong2,
got, dll) hingga anak-anak merasa nyaman bermain sepatu roda di jalan sempit dan gang-gang di seantero Jakarta.

4. Pengangkatan sejumlah pasukan ‘ORANYE’ yang diberi gaji UMR agar dapat memelihara kebersihan dan keindahan Ibukota Jakarta secara konsisten.

5. Penambahan secara massif Trans Jakarta

6. Keberanian merelokasi masyarakat yang tinggal dipinggir kali dan selama puluhan tahun menjadi lahan empuk untuk mengambil keuntungan bagi Ormas, LSM, dan para preman jalanan maupun preman berdasi.

7. Pembangunan Rusun buat masyarakat yang tidak mampu, seperti :

-Rusun Jatinegara Kaum, untuk menampung relokasi bantaran ciliwung dan waduk sunter

-Rusun Rawa bebek Cakung untuk menampung relokasi Kampung Pulo

-Rusun Cipinang Besar Selatan untuk menampung relokasi Kampung Pulo

-Rusun Marunda, untuk menampung waduk Pluit dan Kali Pinangsia dan puluhan Rusun
lainnya yang akan dibangun segera.

8. Keberanian dan ketegasan menggusur tempat prostitusi Kalijodo yang konon dibekingi oleh oknum penegak hukum dan para bos preman.

9. Keberanian dan ketegasan menggusur Kampung Akuarium, Penjaringan, Jakarta Utara,

10. Keberanian menyegel Mall Tebet Green di Jl MT Haryono tahun 2015 meskipun Mal itu berdiri di tanah milik Yayasan Dharma Putra Kostrad yang pengelolaan gedung ditangani PT Wahana
Cipta Sentosa Sejahtera.

11. Mall Epiwalk Kuningan, disegel tahun 2014.

12. Pembenahan Birokrasi yang selama puluhan tahun dibiarkan kolutif dan koruptif.

13. Pemangkasan dan Transparansi Anggaran Pemprov DKI Jakarta melalui E-Budgeting

14. Penggunaan Teknologi Komunikasi dan Informasi agar pengelolaan uang rakyat dilakukan secara transparan

15. Menertibkan Pedagang Kaki Lima di Pasar Tanah Abang yang selama puluhan tahun tidak tersentuh karena dibekingi oleh preman berdasi ( kayak haji lulung cs) dan mafia pasar.

16. Membongkar kong kalikong antara para pejabat di birokrasi DKI (SKPD) dengan DPRD Jakarta dengan penggelembungan anggaran Dinas Pendidikan yang nilainya mencapai Rp 12,1 triliun.

Di dalamnya berisi proyek pengadaan Uninteruptible Power Supply (UPS) untuk sekolah-sekolah di ibu kota.

Dana proyek ini tidak main-main. Pengadaan 24 paket UPS di 24 MAN/SMKN Sudin Pendidikan DKI Jakarta 2014 dengan nilai Rp 120 miliar dan pengadaan 25 UPS di 25 SMAN/SMKN di Sudin DKI 2014 dengan nilai Rp 125 miliar. Tiap sekolah dijatah anggaran Rp 6 miliar untuk pengadaan UPS.

17. Melawan DPRD DKI soal reklamasi Teluk Jakarta, dimana AHOK yang dituduh bermain dengan Pengembang, buktinya malah Mohamad Sanusi dari Gerindra yang ketangkap KPK.

18. Mengganti dan menstafkan para pejabat, mulai dari kepala Dinas, Walikota hingga Lurah yg tidak disiplin dan mencoba melakukan korupsi.

19. Berani memutus kontrak dengan pengelola Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, PT Godang tua Jaya (GTJ) karena ketahuan bahwa PT Godang tua Jaya kong kalikong dengan pejabat DKI untuk menggunakan fasilitas DKI dalam operasionalnya.

Meskipun PT Godang tua Jaya dibela oleh Yusril Izha Mahendra, tapi Ahok tegas dan tidak gentar sedikitpun.

20. Penghapusan Three in One dan menetapkan penggunaan Mobil plat Genap-Ganjil di sejumlah ruas jalan sebagai pengganti.

Sumber : www.islamkri.com

author
No Response

Leave a reply "Informasi Prestasi Ahok Sebagai Gubernur DKI Jakarta"